Pentingnya Zat Besi Bagi Tubuh

Pentingnya Zat Besi Bagi Tubuh
Pentingnya Zat Besi Bagi Tubuh

Tubuh manusia memerlukan berbagai nutrisi penting agar tubuh dapat berfungsi secara optimal tanpa adanya gejala sering kelelahan. Salah satu nutrisi yang sangat penting yaitu zat besi. Tubuh tidak memproduksi zat besi, hanya saja dapat menyimpan zat besi dari sumber makanan dan suplemen. Zat besi merupakan salah satu dari 20 mineral yang dapat ditemukan dalam makanan. Tetapi tubuh tidak memproduksinya.

Peran Zat Besi – Tubuh Anda memerlukan zat besi dengan tujuan agar memproduksi sel darah merah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh dan dapat dijadikan sumber protein untuk otot. Mereka memberi energi yang sangat dibutuhkan untuk kegiatan sehari-hari. Zat besi mempunyai banyak peran seperti sebagai sistem kekebalan tubuh untuk membantu melawan infeksi serta sangat penting untuk pertumbuhan. Jika kebutuhan zat besi tidak terpenuhi, Anda akan kekurangan energi dan sangat rentan terserang penyakit. Zat besi juga sangat berguna agar otak berfungsi secara optimal. Asupan Zat besi yang cukup merupakan cara mengatasi kurang darah dan kelelahan.

Apa yang dimaksud kekurangan zat besi?

Kekurangan zat besi adalah penyebab umum karena terlalu sedikit sel darah merah sehat dalam tubuh. Perawatan meliputi suplemen zat besi dan berfokus pada penyebab utamanya.

Angka seseorang mengalami kekurangan zat besi lebih umum dibanding yang Anda pikirkan. Menurut UNICEF, sekitar empat hingga lima miliar orang menderita kekurangan zat besi, menjadikannya salah satu kekurangan nutrisi yang semakin luas secara global.

Zat besi dapat ditemukan dalam tubuh dalam bentuk zat besi fungsional dan zat besi cadangan. Ketika seseorang menghabiskan cadangan zat besi alam tubuh, mereka dapat dikatakan ‘kekurangan zat besi’. Ketika Anda mengalami kekurangan zat besi, mungkin Anda akan mengalami beberapa gejala seperti kelelahan atau gangguan konsentrasi, dan tidak dapat berolahraga dengan intensitas tinggi.

Saat penipisan zat besi sedang berlangsung, konsentrasi hemoglobin dalam sel darah merah akan turun di kisaran normal (persentil 95 untuk usia mayoritas). Pada titik ini, seseorang dikatakan memiliki kekurangan zat besi dan terjangkit penyakit anemia.

Siapa yang berisiko terkena KURANG DARAH defisiensi besi atau kekurangan zat besi?

Kekurangan zat besi dapat mempengaruhi siapa saja, tetapi wanita, anak-anak dan orang tua paling memiliki peluang risiko yang sangat tinggi. Anak kecil dan remaja juga sangat rentan terhadapnya. Begitu juga dengan orang dewasa yang memiliki penyakit jangka panjang seperti diabetes, penyakit ginjal, dan hati. Orang yang mempunyai berat badan rendah saat lahir, terlahir prematur, tidak mendapatkan asupan zat besi yang cukup saat bayi atau anak-anak sangat berisiko tinggi terjangkit penyakit kekurangan zat besi. Mendonorkan darah secara rutin, terutama jika tidak diimbangi dengan konsumsi makanan yang kaya zat besi juga sangat rentan terserang penyakit tersebut.

Jika Anda mengalami kekurangan zat besi, segera periksakan ke dokter dan minumlah suplemen yang telah direkomendasikan oleh dokter.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *